Archive for the ‘ Iseng-iseng ’ Category

Berikut ini adalah berbagai contoh skenario ACL Squid yang sering dugunakan oleh admin. Saya copas contoh skenario ini karena agar berguna bagi saya sendiri, dan juga teman-teman lain yang membutuhkan contoh kasus berikut ini.

Contoh 1

dalam 1 network dengan penggunaan bandwidth total tidak dibatasi terdapat beberapa komputer dengan klasifikasi sebagai berikut

admin, server dengan bandwidth unlimited
staff dengan bandwidth 1,5 kbytes/sec, bila file yang diakses melebihi 64Kbte
umum dengan bandwidth 1 kbytes/sec, bila file yang diakses melebihi 32 Kbyte
acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0
acl admin src 192.168.1.250/255.255.255.255
acl server src 192.168.1.251/255.255.255.255
acl umum src 192.168.1.0/255.255.255.0
acl staff src 192.168.1.1 192.168.1.111 192.168.1.2 192.168.1.4 192.168.1.71

delay_pools 3

delay_class 1 1
delay_parameters 1 -1/-1
delay_access 1 allow admin
delay_access 1 allow server
delay_access 1 deny all

delay_class 2 1
delay_parameters 2 1500/64000
delay_access 2 allow staf
delay_access 2 deny all

delay_class 3 1
delay_parameters 3 1000/32000
delay_access 3 allow umum
delay_access 3 deny all
Cara mencobanya paling mudah adalah dengan menggunakan donlot manajer semacam DAP, GetRight maka akan terlihat bandwidth sudah dibatasi.

Read the rest of this entry

Lho saya agak bingung, SSH kan Secure Shell, kok pak diamankan lagi sih mas? Wkkwkwkwkw. Iya sih memang artinya Secure Shell, namun, ada kalanya seoang admin harus menajdi seseorang yang paranoid, karena jika sampai ada orang yang berhasil login dengan menggunakan SSH, dan orang tersebut adlah orang yang tidak berhak, maka tewaslah reputasi baik sebagai Admin. Hahahaha. Intro. :D Akses SSH adalah akses yang begitu strategis, jika ada orang yang tidak berhak berhasil login, dia dapat melakukan hal apa saja (apalagi kalo ga di set login langsung root, Oia baca artikel saya yang terdhulu tentang SSH :D ). Ada baiknya kita amankan, sebelum terjadi sesuatu. Saya pernah mengalami kasus seperti ini, ada user yang mencoba menebak-nebak passowrd login SSH di Lab Kampus saya, Hmmm. Jika dilihat nampak aneh, dan seperinya memang bot sih :D karena rentang waktu tiap percobaan begitu dekat. Mencurigakan. Perlu kita black list nih IP nya. nah untuk memudahkan mengamankan koneksi, anda harus menggunakan DenyHost ini, berikut ini langkah-langkah instalasi dan konfigurasinya :
Read the rest of this entry

Berikut ini adalah fitur-fitur terbaru dari Google Picassa :

The latest picasa 3.0 offers the following features :

*Improved integration with Picasa Web Albums
*You can sync your Picasa 3 and Web Albums edits, change your online album settings from Picasa, and delete online albums from Picasa.
*Better uploading with the upload Drop-box and bandwidth throttling.
*New Retouch tool to remove unsightly blemishes and improve photo quality.
*Improved Collage tool lets you have total artistic control over your collage content and layout.
*Auto red-eye: same results, less work for you.
*Easily add text or watermarks to your photos.

Linux specific changes / improvements

*User data are now stored in ~/.google/picasa/.
*Camera/media detection integrated with Gnome/KDE.
*Mozilla/Firefox browser integration done via a plugin.
*picasa:// urls work in Firefox 3.
*Downloading albums from Picasa Web Albums launches faster.
*Better Xinerama support.

Bagi anda yang suka Menggunakan Picassa di Windows, jangan khawatir kini anda dapat melihat album foto anda yang indah dengan Google Picassa di Ubuntu. Berikut ini langkah-langkah instalasinya :

Read the rest of this entry

Bagi teman-temanyang menggunakan Ubuntu, pasti sedikit bingung ketika teman-teman ingin mengubah default runlevel di Ubuntu, mengapa? karena jika teman-teman nanti ngobrak-ngabrik gak akan ketemu file /etc/inittab seperti beberapa distro lainnya. :D . Setelah googling dan nanya beberapa teman, memang untuk settingan default runlevel di Ubuntu defaultnya tidak ada /etc/inittab/ Oalah, pantas saja. Hal ini pun pernah di tanyakan oleh temen saya Deanet yang sehari-hari bisa menggunakan Slax dan Slackware, kebetulan server kantornya menggunakan Ubuntu, jadi dia agak sedikit bingung, karena untuk mengubah default runlevel, kok gak ada file inittab. :D Baik kita akan coba praktikkan bagaimana mengubah default runlevel di Ubuntu berikut ini.

Kalau anda coba membuat langsung file /etc/inittab, lalu anda isi file tersebut dengan parameter “id:3:initdefault:” (tanpa tanda petik), lalu anda reboot, maka tidak akan ada perubahan, karena anda akan tetap masuk ke GUI. :D . Sebelumnya saya akan coba deskripsikan sedikit mengenai runlevel ini.

Runlevel 1 adalah level saat komputer linux mulai booting (single user), dan level 6 adalah saat komputer reboot. Sementara runlevel 5 adalah saat Anda berada di modus GUI / Xwindows. Perlu diketahui bahwa SysV-style (salah satu cirinya adalah mengandalkan file /etc/inittab) di Ubuntu kini telah digantikan dengan metode Upstart sejak versi Ubuntu 6.10 “Edgy Eft”. Meski tidak lagi menggunakan metode SysV-style namun sistem Upstart ini tetap kompatibel dengan metode SysV-style. Untuk macam runlevel di Ubuntu dengan metode upstart ini bisa Anda lihat di direktori /etc/event.d/

Ada 3 cara mengubah Default Runlevel Ubuntu, berikut ini langkah-langkah masing-masing caranya :

Read the rest of this entry

Reset Password Ubuntu

Kemarin saat saya sedang dalam perjalanan pulang ke rumah ada salah seorang teman saya yang menelepon saya, dia menanyakan bagaimana cara me-reset password Ubuntu, karena dia lupa password Ubuntu di Laptop dia. Dia menggunakan mode Dual Boot, karena lebih sering masuk ke Windowsnya, dan jarang menggunakan UBuntunya, dia lupa password login Ubuntu. Nah berhubung dia belum bisa me-reset passwordnya, saya sengaja menulis tutorial ini, sekedar nanti untuk pengingat saya, dan juga membantu teman-teman lain yang mengalami kasus yang serupa. Untuk memudahkan pekerjaan ini, anda harus mempunya Live CD Ubuntu. Silakan di unduh atau di burn dari teman, atau bisa juga pinjam sama saya :D . baik berikut ini adal langkah-langkah yang harus anda lakukan :

1. Masukkan Ubuntu Live CD ke dalama Tray komputer anda, masuk ke modus Live CD (Pilihan pertama, yang Try ubuntu Without Change)

2. Setelah selesai dan amsuk ke Desktop Ubun tu Live CD, silakan anda membuka Terminal. Posisi Menu terminal ada di : Application –> Accessories –> Terminal

3. Kita akan melihat dimanakah posisi partisi ahrd disk linux di instal, gunakan perintah berikut ini :
$sudo fdisk -l

4. Kita buat folder buat lokasi Linux kita (nanti Linux kita di mount ke folder yang kita buat ini)
$sudo mkdir /media/linuxxku

5. Kita mount partisi linux tadi, ke folder /media/linuxku
$sudo mount /dev/sdaX /media/linuxku

X adalah paartisi linux tadu setelah melakukan perintah fdisk -l (misal sda3 atau sda4)

6. Masuk ke Filesystem linux tadi menggunakan chroot
$sudo chroot /media/linuxku

7. Lalu kita reset paswird user linux kita menggunakan perintah di bawah ini :
#passwd namauser

(Jika anda sampai lupa juga username nya Gunakan perintah di bawah ini)
$ls -l /media/linuxku/home

Selesai. Setelah itu silakan reboot Linux anda, Insya Allah bisa login kembali :)

Ada cara kedua sebenernya yang lebih simple, yaitu menggunakan recovery pada pilihan saat memlih di boot loader. nanti saya tulis lain kali beserta screenshot yah :D

Semoga Sukses. :)

Halo kawan semua, kali ini saya mau berbagi link download lagi nih. :) Yap bagi kawan-kawan yang sedang menggeluti dunia Virtualization, atau mau belajar ngoprek-ngoprek buat server virtualisasi, bisa download ebook ini. Ebook ini membahas seputar basic2 di dalam dunia virtualisasi, dan fitur2 apas aja yang digunakan. Baiklah yang penasaran, langsung saja menuju ke TKP di sini . Selain itu pada link tadi, ada beberapa jurnal dari Sun Microsytstem seputar Cloud Computing, VirtualBox, Solaris 10, anda cukup mengisi biodata dan email anda sebelum mendownload, nanti anda akan di kriimkan email, di email anda tersebut akan ada link untuk langsung mendownload ebooknya. Selamat Membaca. Semoga bermanfaat :)

Halo kawan-kawan semua, mau berbagi link download ebook nih. bagi teman-teman yang suka atau sedang ngoprek-ngoprek Opensolaris, monggo, ini saya share link download Tutorial dan Tips Opensolaris Fast Track. Majalah ini diterbitikan oleh thinkDigit (bukan saya lho, soalnya ada yang nyangka itu web saya. Wmkwkwkw). Majalah dari India, jadi majalah itu setiap Bulannya menerbitkan Fast Track seputar tips-tips technology. Kebetulan waktu itu nerbitin fast Track seputar Opensolaris. Materi yang di bahas dalam Majalah ini adalah :

1. Pengenalan dan Pengantar Singkat Opensolaris
2. Instaalsi Opensolaris
3. Seputar Desktop dan Aplikasi di Opensolaris
4. Pembahasan ZFS (Filesystem terbaik abad ini.. :D )
5. Tracing dengan DTrace (maknyuss nih, cuman agak mblibet sih :D )
6. Karir di dunia Open Source
7. Bagaimana berkontribusi untuk pengembangan Open Source
8. Review Opensolaris 2010.03

Penasaran kan? Hihihihi sok ajah langsung di unduh dari sini . Karena ini link dari Scribd, ada baiknya anda memiliki akun Scribd biar mulus download nya.

Selamat Membaca. Semoga Bermanfaat :)

MultiCD adalah shell script yang didesain untuk mmebuat multiboot CD yang terdiri dari banyak distro Linux. Ada banyak distribusi Linux yang berukuran kecil sampai menengah (di bawah 600 MB), dengan menggunakan script MultiCD ini kita dapat menggabungkan mereka dalam 1 CD, untuk menghemat kebutuhan, dan juga sebagai utilitas tambahan disaatn kita membutuhkan bantuan, dan memerlukan LiveCD (seperti ketika terformat, atau jika ingin recovery, backup, dll.) Keuntungannya, ketika distro yang anda sertakan dalam cd, terdapat updateannya, maka anda hanya perlu mwndownload versi terbaru dari distro tersebut, dan menjalankan script MultiCD ini untuk membuat file image bari multiboot CD.

1. Pertama anda harus mendownload script MultiCd dari sini. Saya menyarankan anda langsung mendownload yang multicd.sh

2. Sekarang amsuk ke folder hasil Downloadan script tadi. Saya asumsikan folder download berada di /home/user/Downloads
$cd /home/digit/Downloads

3. Ubah permission file ahsil downloadan tadi agar bisa di eksekusi
$chmod +x multicd-5.1.sh

4. Jalankan script multicd tersebut
$sudo ./multicd-5.1.sh

Lalu script tersebut akan mendeteksi secara langsung dimana file image anda, yang anda lakukan. Selanjutnya terserah anda. Selamat Mencoba. :)

Satu hal yang berbeda di Ubuntu 9.10 adalah tidak adanya settingan xorg.conf. Mungkin bagi anda yang terbiasa mengubah atau mengedit settingan akan merasa bingung, kemanakah settingan xorg.conf di Ubuntu 9.10 saya? Memang secara default xorg.conf tidak ada di Ubuntu 9.10, ada beberapa hal yang harus kita lakukan untuk melakukan generate agar xorg.conf muncul kembali. Berikut ini langah-langkah yang harus anda lakukan :

1. Masuk ke tty1 dengan cara menekan tombol CTRL + ALT + F1 secara bersamaan.

2. Lalu eksekusi perntah di bawah ini :
$sudo service gdm stop

3. Perintah di atas akan mematikan service gdm. Sekarang kita akan meng-generate xorg.conf :
$sudo Xorg -configure

Perintah tadi akan meng-generate sebuah file yaitu ~/xorg.conf.new. yang berada di home directory anda

4. Kita akan menggunakan file hasil generate tersebut, maka kita copy ke : /etc/X11
$sudo mv ~/xorg.conf.new /etc/X11/xorg.conf

Setelah selesai meng-copy/move file tersebut, start kembali service gdm anda :
$sudo service gdm start

Selamat Mencoba. Semoga Berhasil. Happy Hacking :)

Sekarang Openoffice sudah ada versi yang terbaru yaitu versi 3.2. Bagi anda yang masih menggunakan Opeoffice 3.1 dan mau mengupgrade Openoffice nya silakan gunakan tutorial di bawah ini. :) Berikut ini adalah langkah-langkahnya :

1. Remove package openoffice anda yang sudah terinstall
$sudo apt-get remove openoffice*.*

2. Download package Openoffice nya dari sini bagi anda yang menggunakan platform lain. Bagi anda yang ingin langsung download silakan klik langsung disini

3. Setelah selesai download, Extraxt hasil downloadan tersebut
$tar -xzvf OOo_3.2.0_LinuxIntel_install_en-US_deb.tar.gz

4. Install package deb nya
$ cd OOO320_m12_native_packed-1_en-US.9483/Deb
$ sudo dpkg -i *.deb

5. Install Dektop Integration agar Openoffice ada di menu
$ cd /desktop-integration/
$ sudo dpkg -i openoffice.org3.2-debian-menus_3.2-9472_all.deb

Selesai. Selamat Mencoba :)

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes
5 visitors online now
5 guests, 0 members
Max visitors today: 7 at 08:41 am WIT
This month: 25 at 03-03-2010 12:08 pm WIT
This year: 25 at 03-03-2010 12:08 pm WIT
All time: 25 at 03-03-2010 12:08 pm WIT

Switch to our mobile site